Perluasan Banjir di Pamekasan Menjangkau Dua Kecamatan
Pamekasan (BERITA HARIAN ONLINE) – Akibat hujan deras, sungai meluap dan menyebabkan banjir yang meluas ke dua kecamatan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, pada Sabtu lalu. Banjir ini telah mencapai Kecamatan Palengaan serta Kota Pamekasan.
“Banjir kini mulai memasuki area pemukiman warga di Kelurahan Patemon, Pamekasan,” ungkap Candra Kirana, Juru Bicara Tim Relawan Penanggulangan Bencana dari Forum Penanggulangan Bencana Pamekasan, di lokasi bencana pada Sabtu malam.
Di lokasi tersebut, air merendam dengan kedalaman antara 10 hingga 20 cm dan dikhawatirkan akan terus meningkat karena banjir ini berasal dari hulu sungai.
Ia menjelaskan, banjir di Kecamatan Kota Pamekasan ini disebabkan oleh luapan sungai, dan warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai tersebut terdampak.
Status Waspada Telah Ditetapkan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan telah menetapkan status waspada dan mengimbau warga untuk tetap waspada.
“Kami sudah mengirim tim ke Patemon untuk memantau situasi debit air, mengingat kondisi sungai hingga malam ini semakin tinggi dan arusnya semakin deras,” jelas Akhmad Dofir Rosidi, Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Pemkab Pamekasan.
Selain hujan deras di bagian utara Pamekasan, air laut yang pasang juga menjadi faktor yang memperparah kondisi luapan sungai di Kecamatan Kota Pamekasan.
Kejadian Sebelumnya di Kecamatan Palengaan
Sebelumnya, pada Sabtu (12/4) sore, banjir juga melanda dua desa di Kecamatan Palengaan, Pamekasan akibat jebolnya tanggul penahan banjir di sungai Desa Palengaan Daja.
Di Desa Palengaan Daja, air menggenangi perumahan warga di Dusun Londalam, Dusun Tareta 1, dan Dusun Laccaran. Sedangkan di Desa Rombuh, hanya Dusun Galisan yang terendam.









