Pendekatan Inovatif Apple dalam Melatih AI Sambil Menjaga Privasi Pengguna
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Apple, perusahaan teknologi yang berbasis di AS, mengumumkan bahwa mereka telah mengembangkan metode baru dalam melatih kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang tetap memperhatikan privasi pengguna.
Metode ini diklaim lebih efektif dalam melatih AI karena data yang digunakan tidak mengharuskan penyalinan seluruh data pengguna dari perangkat mereka.
Menurut laporan dari The Verge, Selasa, informasi ini berasal dari blog Apple yang merinci rencana di mana perangkat Apple akan membandingkan kumpulan data sintetis dengan contoh email atau pesan terbaru pengguna.
Hanya pengguna yang berpartisipasi dalam program “Analisis Perangkat” yang emailnya dapat diakses oleh Apple.
Setelah itu, perangkat Apple akan menentukan input sintetis mana yang paling cocok dengan sampel nyata yang ada.
Data tersebut akan dikirimkan ke AI dalam bentuk sinyal untuk menunjukkan variasi data sampel yang menyerupai penggunaan di dunia nyata.
Dengan cara ini, Apple memastikan bahwa data pengguna tetap aman dan tidak meninggalkan perangkat pengguna, sehingga privasi terjaga dengan lebih baik.
Apple kemudian akan menggunakan sampel data buatan yang paling sering dipilih untuk meningkatkan hasil teks AI-nya, seperti ringkasan email.
Metode ini menawarkan solusi yang lebih baik, mengingat AI Apple sebelumnya hanya dilatih dengan data sintetis, yang bisa jadi menghasilkan respons yang kurang optimal.
Dengan fokus baru dalam pengembangan AI ini, Apple berusaha untuk meluncurkan Apple Intelligence dengan lebih andal, bahkan menunda beberapa kemampuan untuk memastikan layanan mereka dapat bersaing dengan AI kompetitor.
Apple berencana untuk memperkenalkan sistem pelatihan AI baru ini dalam versi beta iOS dan iPadOS 18.5 serta macOS 15.5.









