Pacitan, Jatim – Retret Nasional Demokrat di Pacitan
Partai Demokrat menyelenggarakan retret nasional selama tiga hari di Museum dan Galeri Seni SBY ANI, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Acara ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi internal partai menjelang Pemilu 2029.
Pentingnya Retret untuk Strategi Partai
Indrata Nur Bayuaji, Ketua DPC Partai Demokrat Pacitan, menekankan bahwa retret ini adalah forum penting untuk memperkuat nilai-nilai kepemimpinan dan strategi politik partai.
“Retret ini memberikan pembekalan yang sangat berharga. Kami belajar langsung dari pengalaman kepemimpinan Pak SBY, yang sukses memimpin bangsa selama dua periode,” ungkap Indrata Nur Bayuaji.

Peran Pemimpin Partai dalam Retret
Acara yang berlangsung dari Jumat hingga Sabtu ini dipimpin oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan turut dihadiri oleh Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Selain itu, hadir juga Sekretaris Jenderal DPP Demokrat Herman Khaeron, sejumlah kepala daerah, anggota DPR RI Fraksi Demokrat, serta beberapa menteri dari Kabinet Indonesia Maju.
Fokus Pembekalan dan Dampak Positif
Indrata, yang juga menjabat sebagai Bupati Pacitan, menjelaskan bahwa materi pembekalan bersifat internal dan tidak mengulas agenda pemerintahan atau pembangunan daerah.
“Pertemuan ini murni untuk konsolidasi internal partai. Meski ada menteri yang hadir, mereka memiliki agenda masing-masing di luar kegiatan retret,” jelasnya.
Indrata menambahkan bahwa kehadiran jajaran menteri turut memperkuat komunikasi antara pusat dan daerah.
Lima Pesan Inti Bagi Kader
Pada kesempatan ini, lima pesan inti disampaikan: Jaga Idealime Partai, yang berarti Demokrat harus konsisten memperjuangkan demokrasi, keadilan, dan kesejahteraan rakyat. Dekat dengan Rakyat, yang mengharuskan kader turun ke lapangan dan menyerap aspirasi masyarakat, terutama menjelang 2029. Bangun Kepemimpinan Berkualitas, di mana regenerasi partai harus melahirkan pemimpin yang visioner, bermoral, dan kompeten.
Selain itu, Soliditas dan Loyalitas diminta agar kader tetap kompak dan tidak mudah terpecah oleh isu eksternal. Kuat di Legislatif dan Eksekutif, dengan tujuan memenangkan hati rakyat, merebut lebih banyak kursi DPR/DPRD, serta memenangkan Pilkada 2024 dan Pemilu 2029.









