Home / Kesehatan / Ibu Hamil di Sumba Barat Daya Mengungkapkan Keuntungan dari Program MBG

Ibu Hamil di Sumba Barat Daya Mengungkapkan Keuntungan dari Program MBG

ibu hamil di sumba barat daya berbagi cerita manfaat program mbg

Ibu Hamil di Sumba Barat Daya Mengungkapkan Keuntungan dari Program MBG

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Vincencia Toma, seorang wanita hamil yang mendapatkan manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), membagikan kisah mengenai manfaat yang dia dan anaknya rasakan dari program prioritas di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Vincencia, penduduk Desa Radamata, Tambulaka, Sumba Barat Daya, menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis sangat membantu dalam menjaga nutrisi selama masa kehamilannya. Program ini juga mendukungnya dalam menjaga asupan nutrisi anaknya yang berusia 4 tahun.

“Dulu, sarapan seadanya saja. Kini, setelah ada makanan dari MBG, anak saya selalu menghabiskan makanannya,” ungkap Vincencia saat ditemui di Posyandu di Desa Radamata, sebagaimana dilansir dari siaran resmi Tim Media Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Minggu.

Vincencia menambahkan, program MBG pemerintah sangat membantu keluarganya dalam memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari. Sebelum ada program ini, ia harus memasak dan membagi persediaan makanan untuk pagi dan sore. Sejak MBG hadir di desanya bulan lalu, dia tidak perlu lagi membagi stok makanan, sehingga program ini meringankan beban keluarganya.

“Pagi dapat dari MBG, jadi stok untuk makan sore bisa terjamin,” ujar Vincencia.

Vincencia adalah salah satu dari ratusan ibu hamil dan menyusui yang menerima manfaat Makan Bergizi Gratis di Sumba Barat Daya, NTT. Setiap hari, makanan yang diterima Vincencia dan ibu-ibu hamil serta menyusui di Sumba Barat Daya didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tambolaka melalui posyandu di berbagai desa.

SPPG Tambolaka juga menyediakan MBG untuk sekolah-sekolah di Sumba Barat Daya.

Vincencia, mewakili ibu-ibu di desanya, berharap program Makan Bergizi Gratis dapat berlangsung dalam jangka panjang, bukan hanya sementara.

“Harapannya program ini bisa terus berlanjut,” ungkap Vincencia.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi dimulai di seluruh Indonesia pada 6 Januari 2025. Pada hari pertama pelaksanaannya, 190 SPPG beroperasi untuk memasok makanan bergizi ke sekolah-sekolah dan posyandu di 26 provinsi.

SPPG adalah unit pelayanan pemenuhan gizi yang mengelola dapur umum untuk memasak dan mendistribusikan makanan bergizi gratis bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di sekitar daerahnya. SPPG dipimpin oleh seorang kepala dan didukung oleh ahli gizi serta seorang akuntan.

Presiden menargetkan jumlah penerima MBG dari Januari hingga April 2025 mencapai 3 juta anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Jumlah tersebut meningkat menjadi 6 juta orang pada periode April hingga Agustus 2025, dan menjadi 15-17 juta orang pada Agustus hingga September 2025. Hingga akhir 2025, Presiden menargetkan program makan bergizi gratis dapat dinikmati oleh 82,9 juta orang.

Tag:

Category List

Social Icons