Home / Politik / Indonesia Tegaskan Kesungguhan untuk Memperkuat Peran di BRICS

Indonesia Tegaskan Kesungguhan untuk Memperkuat Peran di BRICS

indonesia tegaskan komitmen untuk perkuat peran di brics

Indonesia Tegaskan Kesungguhan untuk Memperkuat Peran di BRICS

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Indonesia menegaskan niatnya untuk meningkatkan peran di kancah multilateral lewat BRICS, ungkap Menteri Luar Negeri RI Sugiono.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Brazil, Mauro Vieira, pada Minggu (27/4) sebelum menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri (FMM) BRICS di Rio de Janeiro.

Dalam pembicaraannya dengan Vieira, Sugiono mengucapkan terima kasih atas dukungan Brazil terhadap keanggotaan penuh Indonesia di BRICS, seperti yang tercantum dalam keterangan pers dari Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta pada hari Senin.

“Sebagai anggota baru BRICS, Indonesia berterima kasih atas sambutan hangat dan dukungan dari kepemimpinan (Brazil) dan semua anggota BRICS, serta berkomitmen untuk memperkuat peran dalam mengatasi tantangan global,” ujarnya.

Pada tahun ini, Brazil menjadi ketua dari kelompok yang terdiri dari 10 negara ini.

Sugiono melihat pertemuan bilateral tersebut sebagai simbol penguatan kesungguhan Indonesia setelah bergabung dengan BRICS.

Sementara itu, Vieira menyatakan apresiasinya atas peran aktif Indonesia dalam BRICS dan kehadiran Sugiono dalam agenda FMM.

Vieira juga berharap agar Presiden RI Prabowo Subianto dapat menghadiri KTT BRICS di Rio de Janeiro pada bulan Juli mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri luar negeri membahas dinamika global saat ini, termasuk urgensi perubahan iklim dan meningkatnya peran negara berkembang dalam memperkuat multilateralisme.

Sebagai mitra strategis dan sesama ‘kekuatan menengah’ (middle power), Indonesia dan Brazil mendukung peningkatan kerja sama baik secara bilateral maupun multilateral.

Sugiono dan Vieira juga membahas peluang untuk mengembangkan kerja sama kedua negara dalam ketahanan pangan dan energi, pendidikan, dan kesehatan.

Terlebih lagi, pemerintah Indonesia dan Brazil memiliki program prioritas dalam pengembangan modal manusia (human capital), termasuk program makan gratis bagi anak-anak usia sekolah.

FMM yang berlangsung pada 28-29 April menjadi agenda BRICS pertama yang dihadiri Indonesia sejak resmi bergabung pada bulan Januari.

Pertemuan tingkat menteri ini akan membahas berbagai isu global dan regional, termasuk yang terkait dengan politik dan keamanan, reformasi tata kelola global, serta peran negara-negara Selatan Global untuk memperkuat multilateralisme.

Baca juga: Airlangga: RI bidik pasar ekspor baru ke negara BRICS hingga CPTPP

Tag:

Category List

Social Icons