Home / Pendidikan / Harapan Pramono Mengenai Penyelesaian Penebusan Ijazah

Harapan Pramono Mengenai Penyelesaian Penebusan Ijazah

ini harapan pramono terkait penebusan ijazah

Jakarta, Harapan Pramono Anung Soal Penebusan Ijazah

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengharapkan bahwa program penebusan ijazah yang tertahan di sekolah dapat diselesaikan pada tahun 2025, meskipun masih ada lebih dari 6.000 ijazah yang belum dituntaskan.

“Sebanyak 1.315 ijazah telah diputihkan,” ungkap Pramono saat acara penyerahan bantuan pemutihan ijazah tahap ketiga di SMK Miftahul Falah, Jakarta Selatan, hari Selasa.

Pada kegiatan pemutihan ijazah ini, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Baznas Bazis, telah menyerahkan sejumlah 827 ijazah dari tingkat SMP dan SMK.

Pramono menegaskan bahwa diharapkan program pemutihan ijazah ini dapat selesai sepenuhnya pada 2025, dengan sisa lebih dari 6.000 ijazah yang masih tertahan.

“Semoga penyelesaian bisa tercapai di tahun 2025,” katanya.

Dia menambahkan bahwa beberapa ijazah yang termasuk dalam program pemutihan ini sudah tertahan di sekolah, bahkan ada yang hampir selama tujuh tahun, dan kini baru bisa diambil oleh pemiliknya.

Pramono juga menekankan bahwa pemutihan ijazah adalah bagian dari program 100 hari kerja pertama dan merupakan janji politik saat kampanye Pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

“Hari ini sudah lebih dari 100 hari saya menjabat sebagai gubernur, dan hampir semua janji politik saya dapat terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, seorang wali murid, Ipah, yang baru saja mengambil ijazah anaknya, merasa sangat terbantu dengan program ini karena ijazah yang sebelumnya tertahan kini bisa dibawa pulang.

Ipah menjelaskan bahwa meskipun anaknya mendapatkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, tetap ada beberapa biaya yang belum bisa ditutup, sehingga ijazah tersebut sempat ditahan oleh sekolah.

“Ada tunggakan sebesar Rp500 ribu untuk pembayaran ijazah,” katanya.

Tag:

Category List

Social Icons