Menteri Pertanian Mengundang Purnawirawan TNI AD untuk Bersinergi dalam Pengembangan Sektor Pertanian
Saat ini ada beberapa komoditas yang kita mau tingkatkan dari hulu hingga hilirnya
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengundang Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) untuk berkolaborasi dalam memajukan sektor pertanian demi mempercepat tercapainya swasembada pangan melalui program strategis nasional di berbagai wilayah di Indonesia.
“Terima kasih atas kesediaan Bapak-bapak untuk terlibat, mari kita bangun pertanian bersama-sama. Saat ini ada beberapa komoditas yang kita ingin tingkatkan dari hulu sampai ke hilir. Ini akan memperkuat perekonomian kita dan menciptakan banyak lapangan kerja,” ujar Menteri Pertanian saat menerima audiensi Pelaksana Tugas Ketua Umum PPAD, Komaruddin, seperti yang disampaikan di Jakarta, Selasa.
Menteri Pertanian menyambut baik keterlibatan PPAD dalam pengembangan sektor pertanian. Karena pertanian merupakan sektor vital yang dapat menjadi motor penggerak utama dalam pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus solusi untuk ketimpangan distribusi ekonomi di masyarakat.
Beliau mengajak semua pihak, termasuk purnawirawan TNI, untuk membangun ekosistem pertanian melalui model kemitraan.
Ada 14 komoditas yang sedang difokuskan untuk dikembangkan seperti kelapa, kakao, kopi, tebu, ubi kayu, dan mete.
“Silakan cari mitra, siapkan lahan produksi, kalau bisa minimal sampai 20.000 hektare. Asal benar-benar bekerja untuk rakyat, mari kita bekerja sama dan berkolaborasi,” ungkap Menteri Pertanian.
Sementara itu, Plt Ketua Umum PPAD, Komaruddin, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan dan semangat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang telah memberikan hasil menggembirakan bagi sektor pertanian.
Komaruddin mengatakan bahwa kehadiran pengurus PPAD dalam audiensi dengan Menteri Pertanian merupakan bagian dari komitmen mereka untuk siap bekerja dan berperan aktif dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Menurutnya, target peningkatan cadangan beras dalam waktu kurang dari satu tahun, dengan pencapaian lebih dari 4 juta ton stok beras, telah berhasil diwujudkan di bawah kepemimpinan Menteri Amran, yang menjadi motivasi untuk meningkatkan capaian sektor pertanian.
“Kepemimpinan beliau sangat akrab dengan bawahannya dan pejabat-pejabat di bawahnya. Hal ini membuat jajaran Kementerian Pertanian bekerja secara tulus dalam menjalankan kebijakan kementerian yang juga merupakan bagian dari kebijakan Kabinet Merah Putih,” ujarnya.
Komaruddin juga menjelaskan bahwa latar belakang Menteri Amran sebagai bagian dari keluarga besar TNI membangun ikatan emosional yang kuat dengan para purnawirawan.
“Kami dari PPAD merasa memiliki chemistry dengan beliau. Oleh karena itu, kami siap berkolaborasi, khususnya di bidang-bidang yang menjadi fokus Kementerian Pertanian,” kata Komaruddin.
Dia menambahkan bahwa PPAD memiliki sumber daya manusia sebanyak 243.000 orang yang siap dikerahkan untuk mendukung program-program pertanian, baik dari sisi tenaga maupun pemikiran untuk menyukseskan Astacita Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Atas nama PPAD dari Jakarta hingga ke seluruh Indonesia, kami mengucapkan selamat kepada Kementerian Pertanian yang telah berhasil mencapai prestasi luar biasa, Indonesia memiliki cadangan beras lebih dari 4 juta ton, ini sangat membanggakan seluruh rakyat Indonesia,” kata Komaruddin.









