Home / Politik / Israel Perkuat Kehadiran Militer di Suriah Selatan melalui Serangan Udara Hebat

Israel Perkuat Kehadiran Militer di Suriah Selatan melalui Serangan Udara Hebat

israel kerahkan pasukan di suriah selatan dengan serangan udara intens

Israel Perkuat Kehadiran Militer di Suriah Selatan melalui Serangan Udara Hebat

Yerusalem (BERITA HARIAN ONLINE) – Pasukan Israel pada Sabtu (3/5) memastikan bahwa mereka telah memperkuat kehadiran militer di Suriah selatan untuk menghalau “pasukan musuh” dari wilayah yang didominasi oleh komunitas Druze, menyusul peningkatan ketegangan di area tersebut.

Pada Jumat (2/5) malam waktu setempat, jet-jet tempur Israel melancarkan operasi yang disebut sebagai “serangan udara terbesar” terhadap Suriah tahun ini, menargetkan lebih dari 20 lokasi di enam provinsi.

Serangan ini memicu ketegangan regional dan mendapatkan kecaman luas. Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) melaporkan bahwa 12 jet tempur terlibat dalam serangan tersebut, menargetkan infrastruktur penting, termasuk meriam anti-pesawat dan peluncur rudal darat-ke-udara.

IDF menegaskan komitmen untuk “menghilangkan setiap ancaman di area tersebut” dan menyatakan bahwa operasi ini akan berlanjut dengan fokus pada keamanan Israel.

CjkinzN007009 20250504 CBMFN0A002
Asap membumbung dari Gunung Qasioun usai serangan udara Israel di Damaskus, Suriah, pada 3 Mei 2025. Aktivitas udara Israel meningkat di seluruh Suriah pada Jumat, dengan serangan terjadi di ibu kota Damaskus serta provinsi-provinsi tengah dan barat, dan aktivitas pesawat tanpa awak terlihat di beberapa wilayah, menurut media Suriah dan kelompok pemantau. (Xinhua/Monsef Memari)

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia menyebut aksi pengeboman ini sebagai serangan paling intens tahun ini, dengan lokasi-lokasi seperti Gunung Qasioun, Barzeh, dan Harasta di area pedesaan Damaskus menjadi sasaran.

Pengamat hak asasi manusia Suriah melaporkan puluhan orang terluka, meskipun jumlah korban belum jelas. Pada Jumat, Arab Saudi mengecam serangan udara yang menargetkan area dekat istana kepresidenan di Damaskus, dan menegaskan “penolakan tegasnya terhadap serangan Israel” yang melanggar kedaulatan, keamanan, dan stabilitas Suriah.

Dalam perkembangan lain, sebuah helikopter Angkatan Udara Israel mengirimkan bantuan ke Provinsi Suwayda yang didominasi oleh Druze di Suriah selatan.

Menurut media negara Israel, Kan TV, pengiriman bantuan ini disetujui oleh pimpinan politik Israel, dan 15 orang Druze Suriah dievakuasi ke Israel untuk mendapatkan perawatan medis dalam beberapa hari terakhir.

Pemerintah Israel mengklaim bahwa komunitas Druze di Suriah meminta bantuan di tengah bentrokan dengan pasukan pro-pemerintah Suriah, yang dilaporkan telah menyebabkan lebih dari 100 orang tewas.

Terlepas dari klaim Israel yang melindungi kelompok Druze di Suriah, pemimpin Druze Lebanon, Walid Jumblatt, mendesak masyarakat untuk menolak “campur tangan Israel” dalam urusan domestik Suriah.

“Melindungi saudara-saudara (Druze) di Suriah berarti menolak campur tangan Israel,” ujar Jumblatt setelah bertemu dengan tokoh-tokoh Druze di Beirut untuk membahas kekerasan sektarian.

Serangan udara Israel ini segera mendapatkan kecaman dari beberapa badan internasional. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengutuk serangan udara Israel, terutama yang terjadi di dekat istana kepresidenan Suriah di Damaskus.

Dia mendesak Israel untuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Suriah. “Penting agar serangan-serangan ini dihentikan, dan Israel harus menghormati kedaulatan, persatuan, integritas teritorial, dan kemerdekaan Suriah,” ujar Juru Bicara PBB Stephane Dujarric.

Utusan Khusus PBB untuk Suriah Geir Pedersen juga menyerukan penghentian segera serangan-serangan Israel.

CjkinzN007009 20250504 CBMFN0A003
Asap terlihat setelah serangan udara Israel di Damaskus, Suriah, pada 3 Mei 2025. Aktivitas udara Israel meningkat di seluruh Suriah pada Jumat, dengan serangan pesawat tempur dilaporkan terjadi di ibu kota Damaskus serta provinsi-provinsi tengah dan barat, dan aktivitas pesawat tanpa awak diamati di beberapa wilayah, menurut media Suriah dan kelompok pemantau. (Xinhua/Hummam Sheikh Ali)

Pada Jumat, Arab Saudi mengecam serangan udara yang menargetkan area di sekitar istana kepresidenan di Damaskus, dan menegaskan kembali “penolakan tegasnya terhadap serangan Israel” yang melanggar kedaulatan, keamanan, dan stabilitas Suriah.

Liga Arab mengutuk serangan udara tersebut. Organisasi itu juga menyerukan kepada komunitas internasional dan PBB agar melawan “pelanggaran berulang” yang dilakukan oleh Israel terhadap negara Suriah.

Kementerian Luar Negeri Irak juga menolak “tindakan Israel”, menekankan bahwa serangan semacam itu mengancam keamanan dan stabilitas Suriah.

Pada Sabtu, Esmaeil Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, mengutuk keras serangan Israel tersebut, menuduh Israel berusaha “menghancurkan kemampuan pertahanan, ekonomi, dan infrastruktur Suriah” untuk mengejar ambisi regionalnya yang lebih luas. Baghaei menyerukan “tindakan segera dan efektif dari komunitas internasional” untuk menghentikan “agresi” Israel terhadap Suriah.

Tag:

Category List

Social Icons