Kunjungan Kapolri di Pekanbaru: Komitmen untuk Keamanan dan Ketertiban
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengunjungi Pesantren Nurul Azhar Yayasan Tabung Wakaf Umat (YTWU) di Pekanbaru, Riau. Dalam kunjungan ini, ia menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolri Sigit juga menekankan bahwa Polri selalu terbuka terhadap kritik. Baginya, kritik merupakan bagian dari proses evaluasi yang terus dilakukan oleh institusinya.
“Sebagai polisi, banyak hal yang perlu diperbaiki, dikritisi, dan dievaluasi. Jadi, ketika saya melihat TikTok, saya tersenyum karena kritik dan evaluasi adalah bagian dari upaya memperbaiki diri dan institusi,” ungkap Kapolri dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu.
Pada acara yang dilaksanakan Sabtu (12/7), Kapolri bertemu dengan Gubernur Riau Abdul Wahid, ustaz Abdul Somad sebagai Dewan Pembina YTWU, serta akademisi Rocky Gerung. Jenderal Sigit menyatakan kebahagiaannya dapat bersilaturahmi dengan berbagai pihak dari beragam latar belakang.
“Kami sangat senang bertemu dengan sahabat-sahabat dan saudara baru. Seperti yang disampaikan Bang Rocky, satu musuh terlalu banyak, tetapi 1.000 teman masih kurang. Alhamdulillah, hari ini kami mendapatkan sahabat dan saudara baru,” katanya.
Kapolri didampingi oleh beberapa petinggi Polri, termasuk Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Komjen Pol. Komjen Dedi Prasetyo, As SDM Kapolri Irjen Anwar, Kadivpropam Polri Irjen Abdul Karim, Kadivhumas Polri Irjen Sandi Nugroho, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, dan Kapolda Riau Irjen Hery Heryawan.
Dalam kunjungan tersebut, Jenderal Sigit juga memberikan santunan kepada lima anak yatim. Total bantuan yang diberikan mencapai 200 paket, yang berisi tas sekolah, buku tulis, pensil, pulpen, rautan, kotak pensil, penggaris, penghapus, dan pensil warna.
Penerima bantuan adalah santri dari Pesantren Nurul Azhar serta masyarakat sekitar pesantren. Selain anak yatim, penerima juga terdiri dari anak-anak dari keluarga prasejahtera yang membutuhkan bantuan biaya pendidikan.
“Semoga pertemuan ini mampu mempererat hubungan kita semua dan menginspirasi kita untuk terus bekerja sama demi kebaikan negeri tercinta,” ujar Kapolri.









