Indonesia Menjadi Satu-satunya Negara yang Berhasil Mengonservasi Badak Jawa
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Kementerian Kehutanan mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan satu-satunya negara yang berhasil menjaga keberlangsungan hidup badak Jawa (Rhinoceros sondaicus), meski populasinya semakin berkurang. Pemerintah terus berusaha untuk melestarikan dan meningkatkan jumlah spesies ini.
Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Satyawan Pudyatmoko, mengungkapkan di Jakarta pada Jumat bahwa di antara negara-negara Asia yang memiliki populasi badak Jawa di alam liar, hanya Indonesia yang berhasil mempertahankan populasinya, meskipun saat ini hanya tersisa sekitar 87-100 ekor di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten.
“Dari seluruh negara yang memiliki badak Jawa, siapa yang berhasil mengonservasi? Dulu Vietnam dan India memiliki badak Jawa. Namun, hanya Indonesia yang berhasil mempertahankannya meski populasinya kecil,” jelasnya.
Pernyataan ini diberikan sebagai jawaban terhadap pertanyaan BERITA HARIAN ONLINE mengenai daftar yang dikeluarkan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) yang mencantumkan 10 satwa paling terancam punah, di mana lima di antaranya berada di Indonesia.
Secara historis, spesies badak Jawa tercatat tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera, serta wilayah Asia Tenggara hingga India, Bhutan, dan China. Saat ini, badak Jawa hanya ditemukan di Taman Nasional Ujung Kulon dan telah dinyatakan punah di tempat lain.
Badak ini digolongkan dalam kategori kritis dalam Daftar Merah International Union for Conservation of Nature (IUCN), atau sangat terancam punah. Menurut data terkini, populasinya diperkirakan antara 87-100 ekor.
Selain badak Jawa, Satyawan juga menyebutkan bahwa Indonesia terus berupaya melakukan konservasi badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) yang juga berstatus kritis dan terancam punah.
Secara historis, spesies ini sebelumnya tersebar di wilayah Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Laos, Myanmar, dan negara Asia lainnya termasuk India, Bhutan, Bangladesh, dan China. Namun, saat ini hanya sedikit wilayah di Indonesia yang masih memiliki populasi badak Sumatera.
Indonesia telah mendirikan Suaka Rhino Sumatera di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, sebagai upaya untuk menjaga dan meningkatkan populasi badak Sumatera.
“Kita adalah satu-satunya yang memiliki badak Sumatera; oleh karena itu, meskipun ada beberapa hewan yang berada dalam status kritis, kita harus berusaha agar populasi kecil ini dapat bertahan,” ujarnya.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita BERITA HARIAN ONLINE.







