KPK Curigai Banyak Vendor Terlibat dalam Kasus Pengadaan Mesin EDC
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencurigai bahwa lebih dari satu penyedia jasa terlibat dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan mesin electronic data capture (EDC) di bank milik pemerintah.
“Ada sejumlah vendor yang kami duga terlibat dalam perkara ini,” ungkap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Kamis malam.
Namun, Budi menyatakan KPK belum dapat mengungkapkan jumlah serta identitas vendor yang diduga terlibat.
“Nantinya, informasi mengenai pihak-pihak penyedia akan kami sampaikan,” tambahnya.
Ia juga mengakui belum dapat memberikan informasi terkait tindakan penggeledahan oleh penyidik KPK terhadap vendor-vendor yang berkaitan dengan kasus tersebut.
“Informasi tersebut belum bisa kami bagikan. Setiap perkembangan yang bisa kami sampaikan akan kami perbarui,” jelasnya.
Saat ditanya apakah vendor yang dicurigai terlibat dalam kasus ini sama dengan yang terlibat dalam kasus lain, seperti dugaan korupsi dalam proyek digitalisasi SPBU, dia menjelaskan KPK masih melakukan pendalaman dan menelusuri keterangan dari para saksi serta hasil penggeledahan.
“KPK berkomitmen untuk terus mendalami kasus ini dan segera menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam dugaan tindak pidana korupsi ini,” tegasnya.
Salah satu aspek yang sedang diteliti, menurutnya, adalah pemanfaatan mesin EDC. Misalnya, apakah digunakan hanya di wilayah-wilayah tertentu.
“Itu menjadi bagian dari materi yang sedang dipelajari, yakni lokasi EDC dan hasil dari proses pengadaannya,” tambahnya.
Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan bahwa lembaga antikorupsi tersebut sedang menggeledah salah satu bank milik negara di Indonesia.
Sementara itu, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengungkapkan bahwa kasus ini diduga terjadi pada tahun 2023-2024.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita BERITA HARIAN ONLINE.









