Kunjungan Presiden Prancis ke Jawa Tengah Dorong Pariwisata
Magelang (BERITA HARIAN ONLINE) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebutkan bahwa kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke kampus Akademi Militer (Akmil) dan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, diharapkan dapat menggenjot pariwisata.
“Kunjungan ini diyakini akan mendongkrak pariwisata di Jawa Tengah, khususnya di Candi Borobudur,” ujarnya di Magelang, Kamis, setelah mendampingi kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Akmil dan Candi Borobudur.
Luthfi menambahkan bahwa meningkatnya kunjungan wisata ke Borobudur akan membuka kesempatan ekonomi bagi wilayah di sekitarnya. Terlebih lagi, ada rencana pengembangan aglomerasi wisata yang menjadikan Borobudur sebagai pusat, kemudian dihubungkan dengan destinasi wisata lain seperti Kopeng dan Rawa Pening di Kabupaten Semarang.
Di samping sektor pariwisata, kedatangan Presiden Prancis ini juga dapat memicu pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia, khususnya Jawa Tengah.
“Ini adalah potensi besar bagi daerah kita,” ujarnya.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan, merupakan kehormatan besar menerima kunjungan Presiden Prancis di Candi Borobudur. Situs ini telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia yang kaya akan nilai sejarah dan spiritual.
“Merupakan kehormatan bagi saya untuk mendampingi sahabat saya Presiden Prancis. Indonesia dan Prancis adalah dua negara besar dengan sejarah panjang dan budaya yang kuat, serta peradaban yang mendalam,” ujarnya.
Indonesia sebagai bangsa yang berlandaskan filosofi Pancasila, menghormati semua agama dan kepercayaan. Indonesia dan Prancis juga berbagi nilai-nilai kemanusiaan yang sejalan.
“Toleransi dan penghormatan terhadap warisan budaya, menghormati semua agama dan kepercayaan, ras, serta semua kelompok etnis,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa persahabatan, kepercayaan, kolaborasi, dan kemitraan antara Indonesia-Prancis akan terus berlanjut. Ini akan menjadi jembatan bagi budayawan, seniman, dan pelaku industri kreatif di kedua negara.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkapkan bahwa Candi Borobudur adalah bukti besar peradaban ini. Borobudur yang digunakan untuk kegiatan ibadah adalah mahakarya spiritual arsitektur dan mencerminkan keunggulan Indonesia.
“Borobudur adalah tempat ibadah dan dikunjungi oleh ratusan bahkan ribuan orang yang datang beribadah serta menunjukkan pesan universal, toleransi, dan rasa hormat yang disampaikan oleh Indonesia,” ujarnya.
Macron juga mengungkapkan kekagumannya terhadap kekayaan sejarah, seni, dan budaya Indonesia. Menurutnya, Candi Borobudur bukan hanya sekadar monumen, melainkan simbol keunggulan manusia dan sumber inspirasi bagi dunia.
Di hadapan warisan budaya dunia tersebut, Macron menyatakan peluang peningkatan kerja sama dalam industri kreatif antara Indonesia-Prancis. Diketahui selama ini banyak seniman dan pelaku industri kreatif Indonesia yang sudah dikenal di Prancis.
Misalnya, dalam bidang perfilman, banyak tokoh Indonesia yang dikenal melalui Festival Film Cannes maupun ajang lainnya. Begitu pula dalam bidang fesyen, di mana banyak desainer yang terlibat dalam pekan mode di Prancis.









