Lerone Murphy Mengincar Jalur Seperti Lopes untuk Gelar UFC
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Petarung kelas bulu dari Ultimate Fighting Championship (UFC), Lerone Murphy, bercita-cita untuk menempuh jalur seperti Diego Lopes dalam upaya meraih kesempatan memperebutkan gelar juara setelah berhasil menang di UFC Vegas 105.
“Anda bisa melihat bahwa Diego Lopes mendapatkan kesempatan gelar setelah kemenangan atas Brian Ortega. Saya ingin mengikuti jalur yang sama. Saya bertanding melawan Dan Ige, seperti halnya Lopes. Berikan saya salah satu dari mereka,” ujar Lerone Murphy menurut laporan dari laman MMA Fighting yang diakses di Jakarta, Senin.
Lerone Murphy melihat jalur yang jelas menuju perebutan gelar dan dia memilih untuk mengikuti jejak Diego Lopes, yang bertarung untuk sabuk emas di UFC 314.
Setelah kemenangan telak melawan Josh Emmett di laga utama UFC Vegas 105, petarung kelas bulu tak terkalahkan asal Inggris ini menargetkan Brian Ortega sebagai lawan idealnya untuk pertandingan berikutnya.
Tidak ada dendam pribadi, namun Murphy mencontoh Diego Lopes yang sukses mengalahkan Ortega sebelum mendapatkan kesempatan memperebutkan sabuk emas melawan Alexander Volkanovski sebagai jalan yang ingin ia tempuh.
Gelar juara kelas bulu diperebutkan setelah Ilia Topuria memutuskan pindah ke kelas ringan untuk mengejar gelar di dua divisi.
Setelah kemenangannya pada hari Sabtu, Murphy segera menargetkan lawan dari 5 besar divisi kelas bulu untuk semakin mendekatkan dirinya dengan kesempatan gelar juara.
Dengan catatan 16 kemenangan dan satu kali imbang, Murphy memiliki rekam jejak yang cukup untuk mendapat pertandingan-pertandingan tersebut, meskipun ia mengakui bahwa kurangnya penyelesaian membuatnya sedikit frustrasi.
Dengan kemenangan terbarunya atas Emmett, petarung berusia 33 tahun dari Manchester ini telah meraih kemenangan melalui keputusan juri dalam tujuh dari sembilan pertandingannya di UFC.
“Itu adalah strategi permainan yang tepat seperti yang Anda lihat. Menjatuhkannya dari jarak jauh, menangkapnya saat masuk. Jelas, saya menginginkan penyelesaian. Tapi penyelesaian itu tidak terjadi saat itu,” katanya.
Kendati demikian, ia menyatakan bahwa penampilan luar biasa tetap menjadi fokus, dengan tujuan utama mengejar penyelesaian, meraih kemenangan, dan mengincar gelar juara.









