Mendagri Beri Penghargaan kepada Jajaran atas Dukungan dalam Pilkada 2024
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan pujian kepada timnya atas berbagai agenda penting seperti dukungan terhadap Pilkada serentak 2024, pelantikan kepala daerah terpilih secara serentak, dan retret kepala daerah yang secara keseluruhan berjalan dengan lancar.
Penghargaan ini disampaikan Tito saat memimpin apel dan halalbihalal keluarga besar Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) serta Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Plaza Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, pada hari Selasa.
Lebih lanjut, Tito menyadari bahwa banyak pegawainya tetap bekerja selama libur Lebaran, baik di kantor maupun di lapangan.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada rekan-rekan atas pelaksanaan tugas selama ini,” ungkap Tito dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa.
Tito juga mengapresiasi keberhasilan dalam mengendalikan inflasi di daerah yang hingga saat ini tetap terjaga dengan baik. Bahkan, Indonesia berhasil menjadi salah satu negara dengan angka inflasi terendah.
Ia menekankan bahwa Kemendagri akan terus konsisten dalam upaya mengendalikan inflasi.
Selain itu, dia juga memotivasi jajaran Kemendagri dan BNPP untuk memperhatikan berbagai program prioritas dan reguler, seperti pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) dan pelantikan kepala daerah susulan.
Dia menekankan pentingnya dukungan terhadap pelaksanaan PSU dan pelantikan kepala daerah agar dapat berjalan sukses dan aman, melalui kerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), pihak keamanan, dan pemangku kepentingan terkait.
Di sisi lain, Tito juga mengimbau Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) untuk memantau realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Realisasi tersebut perlu didorong di masing-masing daerah agar lebih optimal.
“Bila perlu turun ke lapangan ke daerah tidak masalah untuk mendorong percepatan belanja,” ujarnya.
Selain itu, dia juga mengingatkan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk terus memperkuat Teknologi Informasi (TI) guna mendukung e-government berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).
“Maka saya minta betul Dukcapil, anggarannya sudah kita perjuangkan untuk penguatan TI-nya, benar-benar dimanfaatkan semaksimal mungkin anggarannya jangan sampai disalahgunakan,” tutup Tito.








