Sekolah Rakyat Siapkan Generasi Mandiri dan Tangguh
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar, menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat adalah ekosistem pendidikan yang dirancang untuk menciptakan peserta didik yang berdaya dan dapat menjadi pemimpin yang kuat.
“Setiap individu yang ingin bergabung dengan Sekolah Rakyat harus menjadi pribadi yang mandiri, berdaya, dan mampu memimpin dirinya sendiri, keluarganya, serta komunitasnya,” ujar pria yang dikenal dengan sapaan Cak Imin saat berbicara dalam acara Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025/2026 di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 10 Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada hari Senin.
Cak Imin menambahkan bahwa Sekolah Rakyat adalah inisiatif strategis yang diusulkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memutus siklus kemiskinan di Indonesia. Anak-anak dari latar belakang ekonomi kurang mampu dan sangat miskin akan mendapatkan pendidikan maksimal agar menjadi sumber daya manusia yang kuat dan memutus rantai kemiskinan di keluarga serta lingkungan sekitarnya.
Dalam kesempatan itu, Cak Imin mengajak berbagai pihak, termasuk orang tua dan guru, untuk mendukung kesuksesan sekolah berasrama tersebut.
Ia juga meminta orang tua agar memberikan dukungan penuh dan doa agar anak-anak mereka dapat belajar dengan baik di Sekolah Rakyat.
“Untuk para guru, mari kita bekerja sama dan mendorong potensi anak-anak kita agar mereka benar-benar berkembang sesuai harapan dan masa depan yang cerah,” tambahnya.
Program Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto bertujuan memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin, berdasarkan Desil 1 dan 2 dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Ini adalah langkah strategis pemerintah untuk mengatasi kemiskinan melalui pendidikan. Sekolah berasrama ini menawarkan pendidikan gratis dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.
Siswa akan mengikuti pelajaran formal di siang hari dan mendapatkan pendidikan karakter yang lebih mendalam di malam hari. Kurikulum meliputi nilai-nilai agama, kepemimpinan, dan keterampilan hidup.









