Apresiasi Menpora terhadap Inovasi Pendidikan Does University
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo memberikan pujian kepada sekolah bakat non-formal Does University yang berlokasi di Godean, Sleman, Yogyakarta. Lembaga ini diakui telah berperan dalam mempersiapkan generasi muda yang ahli di bidang industri kreatif, terutama dalam animasi.
Menpora Dito menyatakan, “Bagus ini, anak-anak bisa lebih mendalami tentang pengembangan animasi dan lainnya,” setelah mengamati langsung kegiatan belajar siswa, menurut pernyataan resmi di Jakarta, Selasa.
Beliau mengapresiasi pendekatan pendidikan yang diterapkan di Does University dan menilai bahwa fokus pada pengembangan minat dan bakat sangat krusial untuk sukses di industri kreatif.
Menpora juga menegaskan kesiapan pemerintah untuk bekerja sama mendukung kemajuan lembaga ini agar bisa memberikan dampak lebih besar dalam pembinaan SDM muda.
“Kita tentu mendukung dan berkolaborasi, nanti komunikasi lanjut saja agar lebih konkret ke depan,” tambahnya.
Dengan pendekatan berbasis minat dan dedikasi, Does University menjadi tempat pembelajaran gratis bagi pemuda dari berbagai daerah.
Didirikan oleh musisi Erix Soekamti, vokalis dan bassist dari grup musik Endank Soekamti, Does University menawarkan pelatihan intensif selama satu setengah tahun kepada siswa yang terpilih.
Setiap tahun, ratusan calon siswa mendaftar, namun hanya 40 yang bisa diterima sesuai kapasitas fasilitas yang ada.
Kepala Does University, Trio Rizky, menyatakan, “Setiap tahun pendaftar bisa mencapai enam ratus anak. Namun, kami hanya mampu menampung empat puluh sesuai kapasitas. Meskipun gratis, siswa di sini harus memiliki minat dan konsistensi, serta bersedia menjalani karantina selama satu setengah tahun.”
Does University menawarkan lima jurusan utama, yaitu 3D Animation, 3D Modeling, Software Development, UI/UX Design, dan Cinematography. Beberapa lulusan mereka telah berkontribusi dalam proyek animasi nasional, termasuk film animasi berjudul Jumbo.









