Menteri PKP: Danantara Kini Diakui oleh Komunitas Global
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menyatakan bahwa Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) mulai mendapat kepercayaan dari komunitas internasional.
“Saya ingin menyampaikan bahwa Danantara kini diakui oleh komunitas global,” ungkap Ara dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa.
Hal ini tercermin dalam komitmen investasi antara Indonesia dan Qatar untuk Danantara.
“Qatar adalah negara yang serius, sangat maju, dan memiliki ekonomi yang kuat, menjadi salah satu pusat keuangan dunia. Saya menyaksikan sendiri, ini adalah sesuatu yang patut kita banggakan bahwa visi Presiden RI Prabowo Subianto kini mendapat tanggapan positif dari pasar,” ujar Ara.
Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Pandu Sjahrir, menjelaskan bahwa komitmen investasi antara Indonesia dan Qatar akan difokuskan pada sektor-sektor prioritas seperti ketahanan pangan, energi, hilirisasi, infrastruktur digital, kesehatan, dan pariwisata.
Indonesia dan Qatar telah menyetujui komitmen investasi bersama sebesar 4 miliar dolar AS, dengan masing-masing negara menyumbang 2 miliar dolar AS.
Pandu memastikan bahwa kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Qatar telah menghasilkan kesepakatan untuk membentuk dana investasi bersama senilai 4 miliar dolar AS.
Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan komitmen investasi sebesar 2 miliar dolar AS dari Qatar, yang akan menjadi dana bersama dengan Indonesia untuk mendukung proyek pembangunan strategis.
Pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo Subianto setelah menghadiri Pertemuan CEO Forum di Doha, Qatar pada Minggu (13/4), yang diprakarsai oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.
Presiden Prabowo menegaskan komitmen ini adalah kelanjutan dari upaya diplomasi ekonomi Indonesia dan sinyal positif dari Qatar atas kerja sama yang semakin erat.









