Pelatih Meminta Putri KW Tetap Fokus dan Sabar Pasca Japan Open 2025
Dari segi kesabaran dan cara bermain sudah ada kemajuan. Beberapa kesalahan sendiri yang dulu sering terjadi kini mulai berkurang.
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Pelatih tunggal putri pelatnas PBSI, Imam Tohari, meminta Putri Kusuma Wardani untuk lebih fokus dan sabar setelah berkompetisi di BWF World Tour Super 750 Japan Open 2025.
Putri KW berhasil mencapai perempat final, namun terhenti setelah kalah dari unggulan kedua China, Wang Zhi Yi, dengan skor 22-20, 17-21, 16-21.
“Sebagai pelatih, saya merasa puas namun ada sedikit rasa kecewa,” ujar Imam dalam keterangan resmi PP PBSI yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Menurut Imam, Putri menunjukkan peningkatan dalam kontrol permainan dan konsistensi pukulan, tetapi masih sering kehilangan fokus di momen-momen penting.
“Dari segi kesabaran dan cara bermain sudah ada kemajuan. Beberapa kesalahan sebelumnya kini mulai berkurang. Namun saat unggul atau dalam posisi menekan, dia masih sering terburu-buru,” tambahnya.
Imam berpendapat bahwa pertandingan tersebut sebenarnya bisa dimenangkan jika Putri mampu menjaga ritme dan lebih tenang di poin-poin krusial.
“Jika lebih sabar, gim kedua atau ketiga sebenarnya bisa dia menangkan. Hal-hal kecil seperti ini yang perlu terus diperbaiki,” ungkap Imam.
Putri dijadwalkan untuk kembali bertanding di turnamen BWF Super 1000 China Open pekan depan, sebagai bagian dari persiapan menuju Kejuaraan Dunia 2025 di Paris.
Catatan: Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita BERITA HARIAN ONLINE.









