Prabowo Berinteraksi dengan Para Pemimpin Dunia di Forum Antalya
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, terlihat berbaur dan berbincang akrab dengan pemimpin dunia dalam Antalya Diplomacy Forum (ADF) yang berlangsung di Kota Antalya, Turki. Forum ini merupakan pertemuan tingkat tinggi yang membahas isu-isu global dan kolaborasi antarnegara.
Setibanya di tempat acara pada Jumat (11/4) sore waktu setempat, Prabowo disambut oleh Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan. Kemudian, ia menuju ADF Lounge, sebuah area di mana para pemimpin dunia berkumpul sebelum acara resmi dimulai.
Dalam foto resmi yang diterima dari Biro Pers Sekretariat Presiden di Jakarta pada hari Sabtu, Presiden terlihat bersama beberapa kepala negara dan pemerintahan lainnya, menciptakan suasana diplomatik yang penuh dengan interaksi informal dan persahabatan antar pemimpin.
Setelah itu, ia bersama para pemimpin negara lainnya berjalan menuju ruang sidang untuk menghadiri pembukaan resmi ADF.
Di saat pembukaan acara, Presiden Prabowo duduk diapit oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Sudan Abdel Fattah al-Burhan.
Forum tersebut kemudian resmi dibuka oleh Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan, diikuti oleh sambutan dari Presiden Erdogan sebagai tuan rumah.
Acara ini dihadiri oleh beberapa kepala negara dan pemerintahan, antara lain Perdana Menteri Palestina Mohammed Mustafa, Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud, dan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev.
Kehadiran para pemimpin ini menunjukkan besarnya perhatian dunia terhadap ADF sebagai forum dialog multilateral yang signifikan.
Kehadiran Prabowo dalam forum ini tidak hanya mengukuhkan posisi Indonesia sebagai negara yang aktif dalam diplomasi internasional, tetapi juga membuka peluang strategis untuk memperluas kerjasama internasional, termasuk dalam bidang perdamaian, ketahanan pangan, energi, dan pendidikan.
Antalya Diplomacy Forum 2025, yang mengusung tema “Diplomasi sebagai Kekuatan Penyeimbang di Tengah Meningkatnya Fragmentasi Global”, juga menjadi platform penting bagi Indonesia untuk terus mengedepankan diplomasi yang aktif, solutif, dan kompetitif dalam dinamika dunia yang terus berubah.
Prabowo ungkap strateginya kelola ketegangan di Laut China Selatan









