Jakarta – Prabowo Berharap Indonesia Menjalin Persahabatan dengan Semua Kekuatan Dunia
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Presiden Prabowo Subianto mengutarakan harapannya agar Indonesia dapat membangun hubungan persahabatan dengan negara-negara besar di belahan dunia dan menjadi “tetangga yang baik”.
Di hadapan para pemimpin dunia dalam acara Antalya Diplomacy Forum (ADF) di Turki, Prabowo menegaskan keinginannya agar Indonesia berperan sebagai jembatan atau mediator.
“Saya ingin menjadikan Indonesia sebagai jembatan, sebagai mediator. Saya umumkan bahwa saya ingin menjalankan kebijakan ‘tetangga yang baik’. Tidak hanya dengan negara-negara tetangga, tetapi juga dengan kekuatan-kekuatan besar dunia,” ujarnya ketika berbicara dalam forum yang diikuti secara daring dari Jakarta pada hari Sabtu.
Presiden juga mengingatkan kembali tentang sejarah pembentukan ASEAN, dengan mengatakan bahwa lebih dari 50 tahun yang lalu, negara-negara di kawasan Asia Tenggara terlibat perseteruan dan mengirimkan pasukan untuk mengklaim wilayah.
Namun, para pemimpin Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Indonesia pada saat itu menyadari bahwa kemiskinan dan kelaparan adalah agenda mendesak yang lebih penting untuk diatasi daripada berperang, tambahnya.
“Mengapa harus saling berperang? Lalu lahirlah ASEAN. Selama 50 tahun, tidak ada konflik. Kami masih memiliki perbedaan, tetapi kami memilih jalan diplomasi. Kami lebih memilih untuk berbicara, meskipun terkadang pembicaraan bisa membosankan dan panjang. Namun, lebih baik berbicara daripada bertempur,” kata Prabowo.
Dia menambahkan bahwa para pemimpin di kawasan ASEAN dan Asia lebih mengutamakan diplomasi, meskipun harus melewati pembicaraan panjang yang mungkin membosankan.
Namun, katanya, pada akhirnya akan muncul interaksi dan “chemistry” di antara para pemimpin negara, sehingga kepentingan bersama dapat diutamakan.
“Kami cenderung mengedepankan kepentingan bersama. Itu juga filosofi saya. Saya ingin Indonesia bersahabat dengan semua kekuatan besar dunia,” katanya, menegaskan.
Antalya Diplomacy Forum adalah agenda tahunan yang digelar oleh Turki.
ADF 2025, yang bertema “Diplomasi sebagai Kekuatan Penyeimbang di Tengah Meningkatnya Fragmentasi Global”, dibuka langsung oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Dia juga memberikan sambutan pembuka di hadapan sejumlah pemimpin negara dan pejabat tinggi dari berbagai belahan dunia.
Baca juga: Prabowo tegaskan rencana evakuasi warga Palestina bukan untuk relokasi









