Home / Politik / Presiden Tugas Menko IPK Bentuk Badan untuk Proyek Giant Sea Wall

Presiden Tugas Menko IPK Bentuk Badan untuk Proyek Giant Sea Wall

pu presiden tugaskan menko ipk bentuk badan terkait giant sea wall

Presiden Tugas Menko IPK Bentuk Badan untuk Proyek Giant Sea Wall

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti menyatakan bahwa Presiden RI telah memberikan mandat kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk mendirikan sebuah badan yang berhubungan dengan proyek tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall.

Diana menyebutkan, “Tanggul Laut Raksasa ini sebenarnya adalah Giant Sea Wall, dan Presiden sudah menugaskan kepada Menko IPK untuk mendirikan semacam badan otorita,” ungkapnya di Jakarta, Selasa.

Proyek ini tidak hanya melibatkan Kementerian PU, tetapi juga mengikutsertakan berbagai kementerian dan pemangku kepentingan yang perlu bekerja sama untuk menyelesaikan Giant Sea Wall.

Diana menambahkan, “Ini adalah proyek besar, mulai dari Tangerang, Banten hingga Gresik, Jawa Timur. Oleh karena itu, perlu ada badan khusus. Kemenko IPK sedang merintis upaya tersebut.”

Badan yang akan bertanggung jawab atas Giant Sea Wall ini nantinya akan berada di bawah koordinasi Kemenko IPK.

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), selaku Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, menyatakan bahwa pemerintah terus mematangkan konsep pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall untuk menanggulangi masalah jangka panjang seperti banjir rob dan penurunan tanah (land subsidence).

Rencana ini juga mencakup pembahasan skema pendanaan inovatif yang kemungkinan mengikutsertakan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dari dalam dan luar negeri.

Sementara itu, Menteri PU Dody Hanggodo berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan tanggul laut raksasa di pesisir utara Jawa, dengan tujuan mengantisipasi dampak penurunan permukaan tanah dan mengurangi risiko banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Saat ini, Kementerian PU sedang mengadakan kajian terkait pembiayaan dan studi kelayakan (feasibility study) untuk tahap berikutnya, yaitu pembangunan tanggul laut Tahap B sepanjang 21 km.

Aspek lainnya yang perlu dipertimbangkan adalah konsep yang akan digunakan. Desain tanggul akan didasarkan pada Integrated Flood Safety Plan Giant Sea Wall Tahap B Jakarta yang disiapkan oleh Kementerian PU pada tahun 2020 atau Masterplan tahun 2016 dari Bappenas.

Selain di Jakarta, tanggul laut juga sedang dibangun di wilayah Jawa Tengah secara terintegrasi dengan proyek pembangunan Tol Semarang-Demak dan Tol Semarang Harbour.

Tag:

Category List

Social Icons