Home / Olahraga / Sinner Berharap Tidak Menaruh Ekspektasi Tinggi di Roma Open

Sinner Berharap Tidak Menaruh Ekspektasi Tinggi di Roma Open

sinner tak ingin berekspektasi terlalu tinggi di roma open

Sinner Berharap Tidak Menaruh Ekspektasi Tinggi di Roma Open

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Jannik Sinner mengungkapkan bahwa dirinya tidak ingin menaruh ekspektasi yang terlalu tinggi saat tampil di ATP Masters 1000 Internazionali BNL d’Italia di Roma, setelah menjalani masa skorsing tiga bulan akibat kasus dari Badan Antidoping Dunia (WADA).

Ini adalah turnamen pertamanya setelah kemenangan di Australian Open pada bulan Januari, di mana ia akan melawan Mariano Navone atau petenis wild card Federico Cina di laga pembuka.

“Secara umum, ini adalah turnamen dengan ekspektasi yang sangat, sangat rendah, terutama jika kita berbicara mengenai hasil,” kata Sinner dalam konferensi pers sebelum turnamen, seperti yang dikutip dari ATP, Selasa.

“Yang masih kurang bagi saya adalah umpan balik penuh mengenai level permainan saya. Itu akan datang secara perlahan seiring waktu. Setelah pertandingan pertama, saya akan memiliki gambaran yang lebih jelas tentang diri saya, di mana posisi saya sebenarnya,” tambah Sinner.

“Awalnya terasa aneh berada di antara begitu banyak orang dan perhatian. Namun, senang rasanya bisa kembali, saya dan tim saya sangat gembira,” ujar petenis berusia 23 tahun tersebut.

Meskipun sempat absen dari ATP Tour, Sinner masih mempertahankan posisinya sebagai petenis nomor satu dalam peringkat ATP.

Petenis asal Italia ini, yang sebelumnya tak terkalahkan dalam 21 pertandingan tingkat tur, mengakui bahwa ia tidak begitu memperhatikan jalannya pertandingan tur karena rekan-rekannya terus membangun momentum.

Namun, Sinner terus memantau ATP Live Race To Turin, di mana ia saat ini menduduki peringkat keempat setelah memenangkan gelar ketiganya di Australian Open.

“Sejujurnya, saya hampir tidak memantau pertandingan apa pun, terutama di awal,” ungkap Sinner.

“Tentu saja, saya melihat hasilnya karena itu hal yang wajar, tetapi untuk tenis itu sendiri, saya tidak terlalu banyak menonton. Saya mulai lagi dari Madrid, mencoba belajar dan memahami beberapa pemain yang menarik untuk disaksikan,” tambahnya.

“Bagi saya, yang paling penting adalah Race To Turin, yang memberikan gambaran lebih baik tentang bagaimana performa para pemain saat ini,” ujar peraih tiga gelar Grand Slam ini.

“Sekarang saya merasa senang dengan posisi saya saat ini, tetapi saya akan tetap bahagia walaupun berada di peringkat tiga atau empat dunia. Sejujurnya, saya senang bisa kembali ke sini dan bermain di depan para penggemar,” tambah Sinner.

Para penggemar di Roma harus menunggu selama 24 bulan untuk menyaksikan kembalinya Sinner ke ibu kota Italia setelah ia mundur dari turnamen tersebut tahun lalu akibat cedera pinggul.

Sinner memiliki catatan 9-5 di Roma, menurut indeks menang/kalah ATP Infosys, dengan hasil terbaiknya dicapai pada perempat final tahun 2022, saat ia kalah dari Stefanos Tsitsipas.

Setelah undian, Sinner diprediksi akan berhadapan dengan Casper Ruud di perempat final, yang baru saja memenangkan trofi Masters 1000 pertamanya di Madrid.

Sinner, yang telah memenangkan 19 gelar tingkat tur, bertekad untuk membangun ritme dengan cepat saat ia melanjutkan pertandingan di lapangan tanah liat Eropa.

“Itu adalah bulan-bulan yang sangat panjang, tetapi saya senang bisa berbagi momen-momen hebat dengan keluarga dan teman-teman saya. Kami berlatih sangat keras, terutama di gym pada awalnya, lalu kembali ke lapangan,” ujar Sinner.

“Itu pengalaman yang baik, tetapi saya merasa sudah lama tidak bermain. Tubuh harus menyesuaikan kembali, lecet di tangan… Itu tidak terjadi lagi karena sudah terbiasa, tetapi semuanya baik-baik saja, saya sangat bersemangat dan penasaran dengan posisi saya saat ini,” ungkapnya.

Tag:

Category List

Social Icons