Home / Olahraga / Swiatek Taklukan Raducanu dengan Cepat di Paris, Perpanjang Rekor

Swiatek Taklukan Raducanu dengan Cepat di Paris, Perpanjang Rekor

swiatek kalahkan raducanu dengan cepat di paris untuk perpanjang rekor

Swiatek Taklukan Raducanu dengan Cepat di Paris, Perpanjang Rekor

Sejak awal, saya sudah tahu apa yang ingin dicapai—jadi saya langsung melakukannya

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Pemenang empat kali Roland Garros dan juara bertahan tiga kali, Iga Swiatek, memperpanjang rekornya di French Open menjadi 23 kemenangan berturut-turut setelah mengalahkan Emma Raducanu dengan skor 6-1, 6-2 pada hari Rabu (28/5) waktu setempat.

Setelah tersingkir di tahap awal di Stuttgart, Madrid, dan Roma, Swiatek tampil gemilang di Paris. Dia berhasil mengonversi empat dari enam break point, menyelamatkan keempat break point lawannya, dan menyelesaikan pertandingan dengan 31 winner serta hanya 22 unforced error.

“Sejak awal, saya sudah tahu apa yang ingin dicapai—jadi saya langsung melakukannya,” kata Swiatek dalam konferensi pers setelah pertandingan, dikutip dari WTA, Kamis.

“Saya merasa sangat senang di lapangan dan bisa bermain dengan baik, jadi saya langsung melakukannya.”

Hanya ada tiga petenis yang berhasil mencatatkan rekor lebih panjang di Roland Garros, yaitu Chris Evert (29), Monica Seles (25), dan Justine Henin (24).

Swiatek berpeluang menyamai rekor Henin pada babak ketiga hari Jumat (30/5), ketika dia akan berhadapan dengan Jaqueline Cristiana yang sebelumnya mengalahkan petenis kualifikasi Sara Bejlek.

Berkali-kali, pukulan forehand topspin Swiatek yang kuat membuat Raducanu mundur, membuka kesempatan untuk pukulan pendek. Gerak kakinya, yang sempat dikritiknya setelah kalah dalam pertandingan babak ketiga straight-set di Roma, kali ini hampir sempurna.

“Dalam beberapa minggu terakhir, setiap kali saya bermain, perasaan saya berbeda. Kadang saya sangat yakin, dan di lain waktu saya merasa kurang berenergi. Jadi mengatasi ini cukup menantang,” ungkap Swiatek.

“Ini adalah turnamen yang benar-benar berbeda. Saya merasa baik-baik saja, dan itu saja.”

Raducanu hanya berhasil memenangkan satu gim saat terakhir kali mereka bertemu di babak ketiga Australian Open pada Januari, namun dua pertandingan sebelumnya di tanah liat cukup ketat.

Kali ini, meski Raducanu kalah cepat, dia berusaha menyerang servis kedua unggulan kelima itu dan bermain agresif.

Memanfaatkan baseline, dia memaksa Swiatek melakukan kesalahan ganda di gim pembuka dan meraih break point pertamanya. Swiatek membalas dengan servis keras dan setelah enam menit yang menegangkan, dia berhasil bertahan.

Swiatek mendapatkan break pertamanya dalam 21 menit untuk unggul 3-1. Dia bertahan dan kembali mematahkan servis Raducanu sebelum menutup set pertama dengan ace pertama dalam pertandingan tersebut.

Set kedua berjalan serupa dengan set pertama, dengan Swiatek meraih dua break lainnya.

Swiatek sekarang telah mengalahkan juara US Open 2021 itu lima kali dalam lima pertemuan dan belum pernah kehilangan satu set pun. Dia adalah satu-satunya pemain, baik pria maupun wanita, yang mencapai babak ketiga di semua 21 undian tunggal Grand Slam yang dimainkan sejak 2020.

Petenis asal Polandia itu sekarang memiliki catatan menang-kalah 37-2 di Roland Garros, persentase kemenangan terbaik kedua di era Open, dan telah memenangkan 37 pertandingan di French Open, terbanyak di antara pemain saat ini.

“Saya memainkan dua pertandingan yang baik, tetapi saya tidak bisa berharap semuanya akan mudah sekarang,” kata Swiatek.

“Karena Anda harus selalu waspada dan siap menghadapi apa pun yang akan terjadi dalam hidup. Suatu hari nanti akan baik-baik saja, suatu hari nanti tidak akan semudah itu.”

“Yang pasti, datang ke Roland Garros, saya merasa menyukai tempat ini. Saya selalu bermain bagus di sini. Tempat ini memberikan Anda energi positif,” ujar petenis berusia 23 tahun itu.

Tag:

Category List

Social Icons