Home / Olahraga / Pengawas Investigasi Dugaan Kesalahan Timer dalam Pertandingan Pacific Melawan Borneo

Pengawas Investigasi Dugaan Kesalahan Timer dalam Pertandingan Pacific Melawan Borneo

tim pengawas dalami dugaan kesalahan timer di laga pacific vs borneo

Pengawas Investigasi Dugaan Kesalahan Timer dalam Pertandingan Pacific Melawan Borneo

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Pertandingan yang berlangsung ketat antara Pacific Caesar Surabaya dan Borneo Hornbills dalam kompetisi bola basket nasional IBL di Surabaya, Jumat (11/4), menyisakan kontroversi karena adanya dugaan kesalahan pada alat timer yang kini sedang diselidiki oleh tim pengawas pertandingan.

Berdasarkan laporan di laman IBL, Sabtu, insiden itu terjadi pada dua detik terakhir sebelum pertandingan usai, ketika Pacific unggul tipis dengan skor 96-95.

Ketika itu, Borneo baru saja mengambil time-out dan bersiap melakukan in-bounce play. Bola diterima oleh Xavier Ford yang kemudian berputar dan mencoba melepaskan tembakan dua poin. Namun, tembakan tersebut tidak berhasil.

Yang menjadi perhatian adalah pergerakan game clock, atau jam pertandingan yang tetap menunjukkan angka 2.0 detik hingga bola menyentuh ring, baru kemudian waktu berjalan.

Situasi ini memberi kesempatan kepada Steven Orlando, pemain Borneo, untuk melakukan rebound dan menyelesaikan peluang dengan tembakan di bawah ring yang berhasil, membalikkan skor menjadi 97-96 untuk kemenangan Borneo.

Petugas meja menunjukkan bahwa alat timer sempat ditekan hingga tiga kali sebelum akhirnya berfungsi. Hal ini sesuai dengan laporan dari pengawas pertandingan, Referee Assessor, serta perangkat pertandingan yang bertugas saat itu.

Insiden ini memicu pertanyaan tentang keabsahan waktu yang digunakan dalam serangan Borneo.

Wasit sempat meninjau ulang menggunakan Instant Replay System (IRS) untuk memastikan apakah tembakan dilakukan sebelum buzzer berbunyi.

Hasil peninjauan menunjukkan bahwa bola masuk saat tersisa 0.3 detik, dan permainan dilanjutkan dengan penguasaan bola oleh Pacific. Namun, upaya lemparan jarak jauh dari Pacific tidak berhasil.

Usai pertandingan, manajemen Pacific Caesar Surabaya mengajukan protes resmi sesuai prosedur melalui formulir hasil pertandingan.

Tim perangkat pertandingan kini sedang mempelajari secara mendalam insiden tersebut, termasuk dokumentasi visual dan regulasi FIBA, untuk menentukan langkah selanjutnya atau kemungkinan keputusan tambahan.

Penyelidikan lebih lanjut akan menentukan apakah ada pelanggaran prosedur atau kesalahan teknis yang mempengaruhi hasil akhir pertandingan.

Tag:

Category List

Social Icons