Home / Politik / Wamendagri Soroti Pentingnya RKPD Berdasarkan Astacita Presiden

Wamendagri Soroti Pentingnya RKPD Berdasarkan Astacita Presiden

wamendagri tekankan penyusunan rkpd mengacu astacita presiden

Wamendagri Soroti Pentingnya RKPD Berdasarkan Astacita Presiden

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, menegaskan bahwa rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) wajib merujuk pada Astacita Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis, Ribka menyebutkan bahwa peran pemerintah daerah (pemda) sangat krusial dalam mendukung pembangunan nasional.

Ia menekankan perlunya sinkronisasi antara pembangunan pusat dan daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, guna mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Ribka juga memaparkan program prioritas Presiden yang harus didukung, seperti pemberian makanan bergizi gratis (MBG), pembangunan sekolah rakyat, pemeriksaan kesehatan gratis, serta penguatan ekonomi.

“Inti dari diskusi kita hari ini adalah berpedoman pada Asta Cita Presiden,” ujar Ribka dalam arahannya di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kota Palangka Raya, Kamis.

Menurut Ribka, pemda harus mampu menginterpretasikan visi dan misi Presiden agar implementasinya lebih efektif. Ia juga mengimbau bupati dan wali kota untuk mengikuti arahan serta kebijakan gubernur sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah.

“Saya senang tadi Pak Gubernur sudah menyampaikan bagaimana kita membangun sinergi antara pusat dan daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa musrenbang untuk penyusunan RKPD adalah momen krusial bagi pembangunan daerah. Oleh karena itu, kehadiran semua pemangku kepentingan di daerah sangat penting untuk mendukung penyusunan dokumen tersebut.

Ribka juga mengapresiasi jajaran Pemda di Provinsi Kalteng dan pihak terkait yang antusias menghadiri forum tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen untuk memajukan Kalteng.

Ia menekankan bahwa dokumen RKPD harus dikawal hingga tahap pelaksanaan agar sesuai dengan perencanaan.

“Dalam implementasinya, seringkali apa yang dibahas tidak selaras dengan RKPD yang telah disusun oleh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah),” ujar Ribka mengingatkan.

Sementara itu, Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, mengapresiasi kehadiran Wamendagri Ribka Haluk. Ia berharap Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) dapat mendukung pembangunan di Kalteng.

Agustiar memastikan bahwa rencana kerja yang disusun daerahnya sejalan dengan agenda pemerintah pusat.

“Mohon, Bu Wamen, agar rencana kerja ini dapat berjalan sesuai harapan. Kami ingin memaksimalkan pendapatan daerah,” tambah Agustiar.

Untuk diketahui, selain Gubernur Kalteng, musrenbang juga dihadiri sejumlah pejabat lain, termasuk Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, bupati dan wali kota se-Provinsi Kalteng, Ketua DPRD Provinsi Kalteng Arton S. Dohong, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalteng. Hadir pula anggota DPD RI Agustin Teras Narang dan Siti Aseanti, serta pejabat terkait lainnya.

Tag:

Category List

Social Icons