Home / Ekonomi / Kolaborasi Kaltim dan OIKN untuk Memperkuat Konektivitas Infrastruktur

Kolaborasi Kaltim dan OIKN untuk Memperkuat Konektivitas Infrastruktur

Kolaborasi Kaltim dan OIKN untuk Memperkuat Konektivitas Infrastruktur

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersinergi untuk memperkuat infrastruktur penghubung menuju dan di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kolaborasi ini diwujudkan melalui pembangunan dan peningkatan sejumlah infrastruktur strategis seperti jalan dan bandara,” ujar Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji di Samarinda, Kamis.

Ia menyatakan telah berdialog dengan OIKN tentang kebutuhan infrastruktur yang diperlukan.

Wagub Seno yakin dengan dukungan Otorita IKN, khususnya dalam pembangunan jalan dari Sotek, Penajam Paser Utara ke Bongan, Kutai Barat, yang diharapkan selesai dalam dua tahun ke depan.

Kepada Otorita IKN, Seno Aji juga menyampaikan rencana perpanjangan jalan tol dari Samarinda ke Bontang. Pembangunan infrastruktur ini diharapkan segera terealisasi untuk meningkatkan konektivitas antara tiga bandara utama di Kaltim, yaitu Samarinda, Balikpapan, dan bandara di IKN.

Pembangunan ini melibatkan berbagai skema pendanaan, baik dari APBN, APBD Provinsi, maupun kerjasama dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XII untuk ruas Bongan-Sotek.

“Sementara untuk tol Samarinda-Bontang, melibatkan investor,” jelasnya.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kaltim adalah langkah penting dalam memastikan pembangunan IKN sesuai dengan kebutuhan daerah penyangga.

“Sebagai Kepala Otorita IKN, saya wajib melaporkan perkembangan program di Otorita kepada pimpinan provinsi,” katanya.

Basuki menambahkan bahwa pihaknya telah menerima masukan dari Gubernur Kaltim mengenai prioritas peningkatan konektivitas dari wilayah barat Kaltim menuju IKN.

“Kami akan menindaklanjuti arahan Gubernur dan Wagub Kaltim dengan berkoordinasi antara Kepala Dinas PU Kaltim dan tim kami untuk mendetailkan program peningkatan konektivitas agar IKN terhubung dengan baik dengan daerah mitra lainnya,” ujarnya.

“Ini adalah prioritas Gubernur Kaltim dan akan kami kerjakan bersama-sama. Targetnya, kami berusaha menyelesaikan semuanya hingga tahun 2028,” tegasnya.

Dalam hal investasi, Basuki melaporkan bahwa telah ada kesepakatan penanaman modal senilai Rp2,5 triliun di kantor OIKN, termasuk skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Ia juga memastikan bahwa investor yang telah melakukan peletakan batu pertama akan segera memulai pekerjaan pada April ini.

“Enam bank, yaitu BNI, BTN, BRI, Mandiri, BCA, serta Bank Pembangunan Daerah Kaltim-Kaltara akan segera membangun fasilitas mereka dan ditargetkan beroperasi pada semester pertama tahun 2026. Insya Allah, semua program ini berjalan sesuai rencana,” kata Basuki.

Tag:

Category List

Social Icons