Wamendes Dorong Sinergi untuk Menyelesaikan Berbagai Permasalahan Desa
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Ahmad Riza Patria, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), mengimbau Kemendes PDT untuk mengajak berbagai pihak bekerja sama guna memaksimalkan usaha dalam menyelesaikan beragam permasalahan di desa-desa seluruh Indonesia.
“Kita harus mengundang kolaborasi pihak lain, tidak dapat hanya mengandalkan anggaran yang tersedia,” ujar Wamendes Ariza dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam penutupan Rapat Kerja (Raker) Kemendes PDT, di Ruang Operasional Kantor Kemendes PDT, Jakarta, pada Selasa (15/7).
Ariza menegaskan bahwa penyelesaian berbagai masalah melalui kolaborasi sangat penting untuk memastikan tidak ada lagi desa di Indonesia yang berstatus tertinggal atau sangat tertinggal. Ia juga menyarankan Kemendes untuk meluncurkan Aplikasi Super yang dapat mengumpulkan data terkait desa. Dengan adanya aplikasi tersebut, potensi dari seluruh desa dapat dipantau melalui data yang disediakan.
Selanjutnya, Ariza menilai bahwa kolaborasi lintas sektor, seperti dengan Kementerian ESDM, sangat penting untuk memastikan semua desa memiliki akses listrik.
Sebelumnya, Wamendes telah menyatakan dukungannya terhadap langkah cepat dan komitmen Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam mempercepat swasembada energi, terutama bagi desa-desa yang masih belum teraliri listrik.
“Kami sangat menghargai dan mengapresiasi komitmen Pak Bahlil yang begitu kuat dalam membangun bangsa dengan kepedulian tinggi terhadap masyarakat kecil, terutama dalam mempercepat penyediaan listrik di desa-desa yang belum teraliri listrik atau hanya mendapatkan aliran listrik sebagian waktu,” katanya.
Menurutnya, langkah dan komitmen tersebut juga mencerminkan keberpihakan pemerintah terhadap pembangunan desa.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto juga telah mengadakan pertemuan dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Pertemuan itu membahas pentingnya sinergi antar kementerian untuk mempercepat pengadaan listrik desa berbasis energi terbarukan.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah hal dibahas secara mendalam, termasuk rencana penyediaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk desa-desa yang belum terhubung dengan jaringan listrik. Langkah ini dianggap sebagai solusi cepat dan efisien bagi desa yang berstatus sangat tertinggal dan tertinggal.
Baca juga: Wamendes: Keberadaan Kopdes tingkatkan lapangan kerja
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita BERITA HARIAN ONLINE.








