Wamenekraf Dukung Perlindungan HaKI untuk Pelaku Ekraf di PICA FEST
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, menekankan pentingnya pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk pelaku UMKM yang tergabung dalam Paradise Island Clothing Association (PICA) FEST. Hal ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan melindungi ide-ide inovatif dalam penyelenggaraan event.
“Dengan menguatkan ekosistem dan adanya festival untuk UMKM lokal seperti PICA FEST, langkah yang diambil sudah sesuai untuk memajukan industri kreatif di Bali. Untuk menarik lebih banyak sponsor dan pengunjung, HaKI harus segera diurus agar meningkatkan nilai merek dari sebuah event,” jelas Irene dalam siaran pers yang diterima pada Rabu (14/5).
Wamen Ekraf Irene menyebutkan bahwa PICA FEST dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang dimulai dari akar rumput. Selain fokus pada konsep acara, PICA FEST juga berfungsi sebagai wadah komunitas yang ingin menambah nilai dan menggabungkan kegiatan kreatif yang positif.
Selain itu, Irene menjelaskan bahwa kreativitas dan inovasi dalam festival bisa berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.
“Banyak festival tersebar di berbagai daerah, namun kita kekurangan data terintegrasi. Kita perlu membuat pemetaan pengelolaan bisnis dalam event atau festival, termasuk tipikal demografis pengunjung atau pengisi acaranya. Selain itu, perlu ada konsolidasi untuk melihat potensi dari masing-masing festival di setiap kota,” ungkap Irene.
PICA FEST adalah wadah bagi pejuang industri kreatif muda dengan fokus pada fesyen sejak tahun 2014. Untuk membangkitkan dan memajukan UMKM di Bali, PICA FEST akan berlangsung selama empat hari berturut-turut, dari 24-27 Juli 2025, di Lapangan Niti Mandala Denpasar.
Sementara itu, I Gede Andika Paramartha, Ketua Panitia PICA FEST 2025, menjelaskan bahwa PICA FEST berkembang secara organik dan mengiringi kemunculan jenama lokal, mencapai 20.000 pengunjung per hari pada penyelenggaraan sebelumnya.
Menurutnya, ini adalah peluang bagi sektor ekonomi kreatif dari komunitas di Bali, termasuk anak muda. PICA FEST akan menjadi tempat bagi komunitas untuk memamerkan produk mereka.
PICA FEST adalah festival pakaian dan musik yang merangkul generasi muda, termasuk komunitas.
“Kami bekerja sama dengan beberapa komunitas dan memfasilitasi mereka, seperti komunitas reptil yang membuat mini zoo dan banyak komunitas kreatif lainnya seperti e-sports, lari, atau pecinta lingkungan,” ujar Andika.
Andhika berharap, “Kementerian Ekonomi Kreatif juga bisa menjadi sponsor atau memperkenalkan acara kami kepada brand lokal sehingga PICA FEST semakin dikenal dan dapat masuk dalam kalender event nasional.”









