Pentingnya Pendampingan bagi Siswa SMA dalam Memilih Jurusan
Ujian Kemampuan Akademik (TKA) nantinya akan berbasis mata pelajaran, bertujuan untuk membantu murid yang berencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Ledia Hanifa Amaliah, anggota Komisi X DPR RI, menyatakan bahwa pendampingan dari guru bimbingan konseling diperlukan untuk siswa SMA agar mereka dapat dengan mudah memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.
“Dengan adanya pendampingan tersebut, diharapkan siswa tidak sekadar memilih jurusan berdasarkan gengsi atau penampilan yang dianggap lebih keren,” kata Ledia dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu.
Pernyataan ini disampaikan menanggapi rencana Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang akan kembali menerapkan penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa di tingkat SMA.
Lebih lanjut, Ledia menilai bahwa penjurusan di SMA merupakan langkah logis dan wajar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Namun, ia mengingatkan agar penjurusan ini dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan siswa dan pembangunan negara.
“Penjurusan di SMA perlu dilakukan sambil mempertimbangkan kebutuhan siswa serta pembangunan negara, terutama di bidang teknologi dan sains,” ujarnya.
Ledia berharap penjurusan di SMA dapat dilaksanakan dengan mempertimbangkan semua aspek yang diperlukan, seperti kehadiran guru yang berdedikasi, sarana dan prasarana yang memadai, serta pendampingan yang tepat sejak dini.
“Dengan demikian, siswa dapat memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka dan menjadi sumber daya manusia berkualitas untuk pembangunan negara,” lanjutnya.
Dalam konteks pembangunan negara, Ledia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di bidang teknologi dan sains untuk mencapai kemandirian dan kedaulatan pangan.
“Kita perlu mempersiapkan para insinyur yang menguasai teknologi pertanian dan pengembangan produksi pangan guna mendukung pembangunan negara,” tambahnya.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan bahwa pihaknya akan kembali memberlakukan penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa di jenjang SMA untuk mendukung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Mendikdasmen menjelaskan bahwa kehadiran TKA sebagai salah satu pertimbangan dalam penerimaan mahasiswa baru di tingkat perguruan tinggi akan mulai diuji coba pada murid kelas 12 atau kelas 3 SMA pada bulan November tahun ini.
“TKA itu nantinya berbasis mata pelajaran untuk membantu para pihak, terutama murid yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Karena tesnya berbasis mata pelajaran, maka jurusan akan kami hidupkan kembali. Jadi, nantinya akan ada jurusan IPA, IPS, dan Bahasa,” tuturnya.









