Menteri Kebudayaan Ungkapkan Belasungkawa atas Kepergian Titiek Puspa
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Menteri Kebudayaan Indonesia, Fadli Zon, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya komposer dan penyanyi legendaris Indonesia, Titiek Puspa, yang tutup usia pada hari Kamis di umur 87 tahun.
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kami sangat berduka atas kepergian Ibu Titiek Puspa. Indonesia kehilangan tokoh yang telah menjadi bagian dari perkembangan seni musik nasional selama lebih dari enam dekade. Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Husnul khotimah, Al-Fatihah,
ujar Fadli dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Kamis.
Fadli mengenang Titiek Puspa sebagai individu berpengaruh yang memiliki peran penting dalam perkembangan musik Indonesia modern, dimana kiprahnya sebagai penyanyi, pencipta lagu, dan seniman telah membentuk fondasi penting serta memberikan warna dan kekuatan pada musik Indonesia.
Ibu Titiek Puspa adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam industri musik tanah air. Beliau bukan hanya menciptakan dan menyanyikan lagu-lagu yang diingat oleh masyarakat luas, namun juga menjadi inspirasi dan membuka jalan bagi banyak generasi baru untuk berkarya dalam dunia seni Indonesia. Kontribusinya sangat besar dalam membentuk selera musik nasional serta memperkuat posisi musik Indonesia di ranah budaya populer, tambah Fadli.
Titiek Puspa memulai karier sejak usia muda sebagai pemenang Bintang Radio 1954 di Jawa Tengah, sebelum kemudian menorehkan sejarah panjang sebagai penyanyi, pencipta lagu, aktris, dan tokoh budaya yang dihormati lintas generasi.
Lagu-lagu ciptaannya seperti Kupu-Kupu Malam, Bing, dan Marilah Kemari telah menjadi bagian dari sejarah musik Indonesia.
Pada 2008, ia juga terpilih sebagai salah satu dari 25 Artis Indonesia Terbesar Sepanjang Masa oleh majalah Rolling Stone Indonesia, yang menegaskan pengaruhnya sebagai ikon musik Indonesia.
Pada 28 Januari 2025, ia menyatakan pernah berbincang dengan Titiek Puspa, serta mengagumi semangat dan kejernihan pemikiran Titiek Puspa, yang masih aktif berdiskusi dan berbagi pandangan tentang seni dan kebudayaan.
Dalam usia 87 tahun, beliau masih sehat, bersemangat, dan penuh inspirasi. Kami berdiskusi panjang tentang sejarah musik Indonesia dan masa depan kebudayaan kita, kenang Fadli.
Walaupun telah berpulang, Fadli menegaskan bahwa warisan Titiek Puspa akan terus hidup melalui karya abadi, kontribusinya terhadap industri musik, dan semangat perjuangan seniman perempuan Indonesia.
Selamat jalan, Mbak Titiek. Seorang komposer, penyanyi, dan seniman besar yang meninggalkan jejak kuat dalam sejarah musik Indonesia. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi beliau untuk bangsa, tutup Fadli.








