Mensos: Empat Sekolah Rakyat Mulai Beroperasi di Sumut Tahun Ini
Medan (BERITA HARIAN ONLINE) – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, mengungkapkan bahwa empat Sekolah Rakyat hasil inisiatif Presiden Prabowo Subianto akan mulai beroperasi di wilayah Sumatera Utara tahun ini.
“Kami memanfaatkan aset dari Kementerian Sosial. Terdapat dua lokasi di Sumut, yaitu Sentra Bahagia di Kota Medan dan Sentra Insyaf di Deli Serdang,” ujar Saifullah saat berada di Kantor Gubernur Sumatera Utara pada hari Jumat.
Selain itu, dua Sekolah Rakyat lainnya akan memanfaatkan bangunan milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta Kampus V Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut yang terletak di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.
Saifullah, yang kerap disapa Gus Ipul, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat ini ditujukan khusus untuk masyarakat kurang mampu dan yang mengalami kemiskinan ekstrem agar mereka dapat mengakses pendidikan berkualitas.
Sekolah-sekolah ini menyediakan fasilitas yang memadai bagi para siswa, termasuk asrama tempat mereka akan tinggal selama menempuh pendidikan.
“Di samping itu, pembangunan sekolah dengan kapasitas 1.000 siswa juga, Insya Allah, akan dimulai tahun ini,” tegas Gus Ipul setelah Dialog Pilar-pilar Sosial di Sumatera Utara.
Mensos menambahkan bahwa program Sekolah Rakyat ini akan didanai oleh APBN dengan dukungan dari pihak swasta.
“Insya Allah, tahun ini kita akan memulai pembelajaran di setidaknya 53 lokasi. Saat ini, kami sedang melakukan survei tahap kedua. Jika dalam survei tersebut ditemukan 70 – 80 lokasi yang memenuhi kriteria, kita bisa memulai penyelenggaraan Sekolah Rakyat ini,” jelas Gus Ipul.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyatakan bahwa Pemprov Sumut bersama pemerintah kabupaten/kota sepenuhnya mendukung program Presiden Prabowo Subianto tersebut.
“Kami, selaku pemerintah daerah, akan terus berupaya membantu dalam mengurangi kemiskinan, sebagaimana yang dicita-citakan oleh Bapak Presiden. Agar masyarakat yang kurang mampu dapat merasakan kebahagiaan dan anak-anak mereka mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas,” kata Bobby.









