Home / Pendidikan / Perpusnas: Replikasi TPBIS Tingkatkan Kreativitas Nasional

Perpusnas: Replikasi TPBIS Tingkatkan Kreativitas Nasional

Replikasi TPBIS: Dorong Kreativitas Bangsa

Kami hadir dengan visi baru, perpustakaan hadir demi martabat bangsa

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – E. Aminudin Aziz, Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia, menyampaikan bahwa Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) telah direplikasi ribuan kali oleh jutaan masyarakat, yang bertujuan meningkatkan minat baca, kemampuan literasi, dan kreativitas.

“Ada sebanyak 3.237 replikasi mandiri yang mengikutsertakan 8,2 juta orang. Ini adalah usaha luar biasa dalam upaya kita bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya dalam pernyataan resmi di Jakarta, Selasa.

Dia menyoroti bahwa sejak peluncurannya pada tahun 2018, TPBIS telah menunjukkan hasil yang menggembirakan, dan kini memasuki tahun kedelapan, program tersebut telah menyentuh 38 provinsi, 296 kabupaten/kota, serta 2.396 desa/kelurahan.

TPBIS menjadi salah satu inisiatif Perpusnas untuk memenuhi tuntutan zaman terhadap fungsi perpustakaan. Program ini tidak dirancang begitu saja, melainkan berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat yang terus berkembang.

Lebih lanjut, TPBIS diharapkan mampu mendorong perpustakaan menjadi lebih dari sekadar tempat membaca atau menyimpan buku, tetapi juga sebagai ruang untuk menumbuhkan kreativitas dan ilmu baru.

Perpustakaan tidak boleh dibatasi hanya pada fungsi rekreatif atau keilmuan. Kreativitas itu tak boleh dibatasi. Perluasan fungsi inilah yang dijawab melalui program TPBIS,” jelasnya.

Aminudin juga menyatakan bahwa layanan perpustakaan harus melakukan diferensiasi, mengingat kebutuhan masyarakat antara satu daerah dengan daerah lainnya berbeda.

“Tentu tidak mungkin kita memberikan perlakuan yang sama di tengah kebutuhan masyarakat yang sangat beragam. Hasil yang diperoleh pasti juga berbeda. Di Sumatra Barat misalnya, kerajinannya berbasis tekstil, sementara di Nusa Tenggara Barat sangat berbeda. Justru perbedaan ini menjadi bukti bahwa TPBIS benar-benar merespons potensi keunikan lokal,” tuturnya.

Tahun ini, program TPBIS bertransformasi lebih jauh melalui sinergi antarlembaga, salah satunya melalui kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi yang akan dilaksanakan di 1.000 lokus bersama mahasiswa di seluruh Indonesia.

Selain itu, ada juga program Relawan Literasi Masyarakat (Re Lima) sebagai bentuk partisipasi publik.

“Ini adalah cara kita memobilisasi masyarakat untuk bersama-sama memajukan literasi. Kami hadir dengan visi baru, perpustakaan hadir demi martabat bangsa. Semoga upaya kita bisa semakin melibatkan pihak-pihak untuk menyukseskan program TPBIS tahun 2025,” paparnya.

Penguatan peran strategis program TPBIS dalam mendukung pembangunan manusia juga didukung oleh Deputi Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Amich Alhumami.

Ia menilai program TPBIS selaras dengan arah RPJMN 2025-2029 yang menekankan pentingnya literasi untuk mendukung kreativitas dan inovasi masyarakat.

“Penguatan budaya literasi untuk kreativitas dan inovasi ini dilakukan melalui dua aspek, yaitu peningkatan kualitas layanan perpustakaan dan peningkatan budaya kegemaran membaca,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Mulyadin Malik, mendukung upaya kolaborasi lintas sektor program TPBIS.

“Operasional Taman Bacaan Masyarakat (TBM) atau perpustakaan desa kini menjadi bagian dari penilaian Indeks Desa Membangun (IDM), khususnya pada dimensi sosial sub-dimensi fasilitas masyarakat. Ini menunjukkan bahwa literasi adalah fondasi pembangunan desa yang berkelanjutan,” katanya.

Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas, Adin Bondar, menyampaikan dampak program TPBIS tahun 2024 sudah cukup efektif dengan skor 3,33 dari 4. Hal ini mencerminkan pencapaian target, cakupan, dan pemetaan yang sangat baik.

Tag:

Category List

Social Icons